TWO MAJOR BEHAVIORS OF CLIENTS WITH SCHIZOPHRENIA HALLUCINATION


Clients with schizophrenia hallucination can be divided in two major kinds of behavior. There are aggressive and isolation behavior. Aggressive behavior is individual reaction which is destructive, active, unassertive and inclined to destroy/hurt. Isolation behavior is individual reaction which is destructive, passive, unassertive and inclined to avoid social interactions.

First of all, based on the pre cause both aggressive and isolation behavior are the impacts of the five types hallucination, such visual, auditory, olfactory, tactile, and taste. For example, a client with visual hallucination sees in his hallucination some ghosts who want to catch him, but in reality it is not true. In this situation the client will feel afraid and give some aggressive responds by running or trying to save himself or by sitting in the corner with hands position cover his face and eyes.

Second, the predispositions of client with aggressive behavior are the combination of unpleasant, tension, anxiety, resentment, stress and hurt. For example, if somebody gets many pressures from his family or (at the) work (place) and cannot express his thinking or opinions, he will tend to feel very frustrated, stressed and lost self esteem. Moreover, if all of this stress cannot be controlled and passed the threshold of a client ability, he will tend to be aggressive. For client with isolation behavior, they showed some behaviors such as having no self confident, having no trust to other people, and Having doubt frightened one). For example, if a client has a trauma history in oppression since he was child, he will incline to be a person who does not have self confident and isolation.

Third, the precipitation factors for both aggressive and isolation behavior are genetic factors and coping mechanisms that they use in social interactions and in facing the problems. When I was taking my bachelor’s degree, I had a friend who could not receive the low score. He was frustrated and became hallucinating. Therefore, everybody has a different mental quality and coping mechanisms that they use to face problems. One problem might easy for me, but not for other people.

Fourth, the sighs and symptoms those shown by a client with aggressive behavior are high blood pressured, confused, more sensitive and irritable and wild. On the other sides, low blood pressured, weak, pale, tired and sleepy are showed by clients with isolation behavior.

Finally, the most effects of aggressive behavior are injuring himself, other people and/or environment/things. For example, a client with aggressive behavior gets angry easily and attacks other people or destroys things. A client with isolation behavior gives effects in social interaction, personal hygiene and intake of nutrition. For example, a client with isolation behavior does not want to do anything, including eating, taking a bath and talking to other people.

In conclusion, both of aggressive and isolation behavior have a similar pre cause and precipitation, but they have different in precipitation factors, signs and symptoms and impacts.  Each client gives different responses in their problems. Each client is unique, so each client needs special treatment for each characteristic of behavior.

 

Note: This is my writing exercise in English class at LBU-UI

 

KEYAKINAN YANG TEGUH UNTUK SUATU PENGHARAPAN

Namanya “Nathan”: Kecil, sangat lincah, pintar, hitam manis berlesung pipi, bergigi ‘ompong’,tawanya ‘tore’,  pintar ‘ba goyang’/dansa dan suka banyak bertanya…..! itulah sedikit gambaranku terhadap adik  bungsu laki-laki yang ada di keluarga kami. Memang dia bukan adik kandungku, tapi dia sekarang menjadi anak yang paling disayang dan menjadi penggembira dalam keluarga kami. Perasaan sedih selalu muncul saat teringat pertama kali aku melihatnya datang kerumah kami; begitu kurus, perut buncit, mata besar seperti melotot, rambut kemerahan (ciri-ciri gangguan gizi)kulit hitam kotor, ada beberapa luka dan  bekas luka ditubuhnya dan tampak ketakutan. Begitu kasihan dan menyendikan!. Tak menyangka, anak seusianya tidak merasakan kasih sayang, seperti yang saya dan adik perempuanku terima. Mulanya ayahku menolak keputusan ibuku untuk mengadopsinya, karena takut diambil lagi oleh keluarganya(mengingat keluarga kami sudah punya riwayat mengadopsi anak namun kemudian diambil lagi oleh orang tuanya)tapi saat melihatnya, Tuhan menggerakkan hati kami sekeluarga, dia masih kecil dan punya potensi yang besar dimasa depan yang cerah, dia hanya butuh kesempatan, kasih sayang dan pendidikan!. Dia menjadi pengharapan keluarga kami. Continue reading

Seminar Keperawatan “Kunci Sukses Melawan DM”

Women’s Health Expo 2011 and Bazaar

Seminar “Cegah Dini Penyakit Thalasemia”

“Talasemia” , kata yang cukup cantik didengar bukan!, tapi sayang arti sesunggunya tidak seindah dengan namanya. Talasemia merupakan suatu penyakit turunan/genetik yang mengakibatkan gangguan pembentukan sel darah merah/eritrosit sehingga penderita mengalami anemia hemolitik. Penyakit ini sangat sangat tinggi angkanya pada orang Indonesia dibanding dengan negara lain.

Memang penyakit ini tidak termasuk dalan 10 kasus/penyakit penyebab kematian di Indonesia, tapi untuk peningkatan pengetahuan kita dan pencegahan dini terhadap penyakit ini, maka kegiatan yang satu ini dapat menjadi rekomendasi yang baik, apalagi sifatnya “Gratis”:

Rs St. Carolus Jakarta mengadakan promosi Kesehatan RS. St.Carolus dengan menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan topic “CEGAH DINI  PENYAKIT THALASEMIA”

yang akan diselenggarakan pada:

Tempat                          : Auditorium PK St.Carolus

Hari/Tanggal             : Sabtu, 29 Januari 2011

Waktu                             : Pukul 08.00-11.00 WIB

Pembicara                   : dr.Elisabeth Yohmi, SpA.IBCLC  dan dr.Bettia  M. Bermawi Sp.PK

Untuk pendaftaran silakan mengubungi : PKRS St.Carolus, Tlp: 021-23567960, paling lambat tanggal 26 Januari 2011.

Gratis!

Only Time

(1). Belum sebulan kami bersama, belum banyak pula kenanganku dengannya, tapi hari demi  hari, aku melihat begitu cepat degenerasi terjadi padanya. Dia mulai berkerut, menyusut dan asimetris, tidak seperti saat kami pertama kali bertemu. Saat itu, ia begitu gagah, mulus, kekar, memberi warna dan bentuk yang kusuka!!!. Mulanya aku ingin melepaskannya tapi ada perasaaan tidak tega juga. Jadi kuputuskan untuk membiarkannya lebih lama lagi berada disampingku, hingga ia benar-benar “kehabisan”. Yup ! itulah perasaanku pada boneka balom puddle yang aku dapatkan saat makan bersama temam-teman di restoran pizza. Kami mendapatkannya dengan mengorbankan rasa malu kami, mengingat balon itu hanya diberikan bagi pengunjung anak-anak saja dan Itupun karena sahabatku dengan beraninya meminta. Waktu ternyata memudarkan segalanya!.

(2). Pagi ini sepulang dari pasar, aku dan beberapa anak kos lain menyempatkan diri nonton acara infotainment di salah satu TV. Beritanya tentang pernikahan sepasang selebriti Indonesia. Pada acara pernikahan mereka, ada banyak komentar dan harapan yang diberikan oleh para undangan yang hadir. Diantaranya mengatakan semoga pasangan ini cepat mendapatkan momongan, yang lainnya mendoakan agar dapat menjadi keluarga yang sakina, mawaddah, warohmah. Tapi sahabatku langsung berkomentar pada anak kos yang lain, ““Ade, kalau mendoakan orang yang baru menikah, jangan bilang semoga bisa bersama hingga jadi kakek dan nenek, tapi seharusnya semoga bisa bersama hingga maut memisahkan”. Lanjutnya “Kalau doanya hanya sampai kakek nenek, yah kalau sudah tua, ntar bisa bercerai lagi”. Masing-masing memang punya sudut pandang. Tapi bagiku, apapun bentuk kalimatnya,  itu adalah suatu pengharapan dan doa yang positif.

***

Waktu memang merubah segalanya. tidak hanya secara fisik, mental dan emosi tapi juga perasaan dan  perilaku. Secara fisik, proses tumbuh kembang sel itu pasti terjadi dan bisa diibaratkan seperti sebuah  gunung yang memiliki tanjakan, titik puncak dan penurunan. Puncak tubuh dan kembang terjadi saat manusia menjadi dewasa dan sangat produktif. Setelah melewati usia produktif (18-45 tahun) mulai terjadi degenerasi sel atau penurunan fungsi-fungsi sel dan organ. Mudah capek, mudah sakit, mulai berkeriput, mulai pelupa, dan  mulai sulit tidur merupakan beberapa tanda dan gejala yang bisa timbul. Secara mental, semakin bertambahnya usia akan berbanding lurus dengan bertambahnya kematangan mental dan emosi, meski memiliki kecepatan yang berbeda-beda bagi tiap orang. Secara perasaan, waktu membuatnya sangat tidak jelas, seperti sebuah bola yang sedang berputar dan dipantulkan disuatu bidang yang tidak rata. Tidak ada yang bisa menebak kemana bola itu akan berbalik. Waktu membuat perasaan bisa berubah kearah yang positif atau kearah negatif. Perubahan perasaan pasti akan berdampak pada perubahan perilaku.

Maka jangan heranlah, ada begitu banyak kekhawatiran bagi pasangan-pasangan yang mau menikah atau yang baru menikah tentang “nasib” rumah tangganya kelak seperti apakah dia pilihan yang tepat ?, apakah dia akan tetap setia? bagaimana bila aku tak secantik/sekuat saat ini ?, apa perilakunya tetap sama seperti kita pacaran dulu? Bicara lembut, membelai dll. Kekawatiran itu wajar, asal jangan berlebihan karena kita memang akan menghadapi tahap-tahap itu. Semuanya dikendalikan oleh waktu dan waktu dikendalikan oleh Tuhan. Oleh karena itu semuanya akan baik-baik saja bila kita selalu menyertakan Tuhan dalam segala hal karna Ia adalah mesin penggerak.  Ia adalah motivator terbaik yang perna ada.  Dia adalah spirit dan power itu sendiri.

 

Recommendation song:

Enya: Only Time

 

Jadwal tes IBT dan TOEFL® ITP 2011

Bagi temam-teman yang ingin mengikuti tes IBT dan TOEFL ITP, ini ada info jadwal test:

Test Schedule TOEFL®iBT – 2010/2011:

January : tanggal 8,22,30 pukul 09.00

February: tanggal 12,20,26 pukul 09.00

Maret: tanggal 12,13,20,26 pukul 09.00

April: tanggal 9,23  pukul 09.00

Mei: tanggal 14,28,29 pukul 09.00

Juni: tanggal 11,19,25 pukul 09.00

Juli: tanggal 10,24 pukul 09.00

Agustus: tanggal 14,21,28 pukul 09.00

September: tanggal 11,12,18 pukul 09.00

Oktober: tanggal 9,17,23,31 pukul 09.00

November: tanggal 13,14,21,28,29 pukul 09.00

Desember: 11,12,19 pukul 09.00

How To Register

For online registration please access the following link: CARA MENDAFTAR  TOEFL® iBT
Or    :
Contact Asia Pacific REGIONAL REGISTRATION CENTER (RRC) in Malaysia
+603 7628-3333

For more information please visit TOEFL® website di www.ets.org/toefl or contact IIEF at the address below:

The Indonesian International Education Foundation (IIEF)
Menara Imperium Lt. 28 Suite B
Jl. H. R. Rasuna Said, Jakarta 12980
Tel. 021-8317330, Faks: 021-8317331

***

Jadwal tes TOEFL® ITP :
1. 22-Januari-2011

Biaya ujian

Jakarta – $ 30.00

Untuk mendapatkan formulir pendaftaran dan informasi selengkapnya tentang TOEFL® ITP, silakan menghubungi:
IIEF (The Indonesian International Education Foundation)
Menara Imperium, Lt. 28 Suite B
Jl. H. R. Rasuna Said, Jakarta 12980
Telepon : 021-8317330

Faks: 021-8317331
E-mail: testing@iief.or.id

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: