Mencuci Tangan

Kehidupan di ibukota Jakarta yang begitu ramai, padat dan  ribet, ditambah dengan pencemaran lingkungan dan polusi udara yang tinggi, membuat para penghuninya harus bersikap lebih hari-hati dalam menjaga kesehatannya. Berbagai aspek dan cara dapat dilakukan mulai dari pengaturan pola hidup sampai upaya peningkatan kualitas kesehatan itu sendiri. Hal yang paling mendasar, yang perlu kita lakukan untuk memproteksi diri dari segala macam sakit-penyakit yang dapa menyerang adalah dengan mencuci tangan.Tangan adalah salah satu bagian tubuh yang aktif melakukan aktifitas, aktif terpapar dengan lingkungan eksternal dan aktif pula kita gunakan untuk bersentuhan dengan diri kita sediri.

 

Bila ada yang bertanya kapan anda mencuci tangan? Paling sering orang akan menjawab sebelum/sesudah makan dan setelah BAB/BAK.  Pernakah anda berpikir atau alami, saat anda menggunakan fasilitas umum (seperti bus/uang), material yang anda pegang saat itu telah dipegang oleh orang dengan penyakit kulit tertentu atau …? hehehehe! mungkin terlalu berlebihan, tapi intinya apa yang kau lakukan setelah itu!!! Apa anda mencuci tangan anda?. Kemudian, Bila ada yang bertanya bagaimana cara mencuci tangan dengan benar?, paling orang akan mengatahan  yaa pakai air dan sabunlahhh, itu aja kok nanya!. Mencuci tangan memang hal yang sangat mudah dilakukan, mudah dilupakan/tidak dilakukan tapi sangat penting untuk dilakukan.

 

Mencuci tangan merupakan teknik yang paling penting dan paling dasar dalam mencegah penyebaran infeksi yaitu dengan membersikan bagian telapak, jari-jari, punggung serta lengan agat bersih dari kotoran dan mengurangi mikroorganisme penyebab penyakit. Frekuensi dan metode mencuci tangan disesuaikan dengan tujuan dilakukannya cuci tangan tersebut. Mencuci tangan dianjurkan menggunakan sabun, kecuali ada ketentuan lain dan dengan durasi minimal 20 detik.

 

Rasional melakukan cuci tangan didasari pengetahuan bahwa tangan membawa dua macam flora(mikroorganisme) yang berbeda, yaitu transient dan residen. Flora transient adalah mikroorganisme yang mengkontaminasi tangan staf kita saat lelakukan aktivitas normal. Mikroorganisme ini dapat berpindah dari orang ke orang lain selama terjadi kontak dan dapat tinggal di tangan sampai waktu 24 jam. Bila tidak mencuci tangan flora ini dapat menjadi penghuni sementara di tangan untuk beberapa waktu  Flora residen (flora normal), flora ini berbeda dengan flora transient, mikroorganisme ini tinggal dan membelah diri di kulit, paling banyak tinggal di permukaan kulit, tapi 10-20% flora ini dapat tinggal di bawah kulit. Sekali pun mencuci tangan, flora ini dapat tetap ada (hanya jumlahnya berkurang). Walaupun organisme ini tidak membahayakan, tapi tetap memerlukan perhatian untuk mencegah penyebarannya.(Perry dan Potter).

 

Tujuan Mencuci Tangan adalah untuk mengurangi jumlah mikroorganisme transient dan residen pada tangan serta mengurangi risiko transmisi mikroorganisme dari dan ke orang lain. Mencuci tangan harus dilakukan bila: Sebelum dan sesudah berhubungan/kontak dengan orang(c:bersalaman); Setelah kontak dengan material organik dan segala benda yang terkontaminasi (dicurigai); Sebelum istirahat, minum dan makan; Sebelum , setelah BAB/BAK dan bila perlu. Mencuci tangan jangan terburu-buru, lakukanlah dengan teliti dan tepat untuk hasil yang maksimal. Mencuci tangan yang baik membutuhkan beberapa peralatan seperti sabun/antisetik, air yang mengalir serta lap handuk/tissue atau mesin pengering.

 

Prosedurnya :

1.      Buka kran.

2.      Basahkan tangan yang hendak kita cuci.

3.      Ambil 2-4 cc sabun cair.

4.      Gosok-gosok tangan dengan gerakan melingkar untuk mencuci bagian tangan, punggung tangan, pergelangan dan lengan bawah. Gosok juga sela-sela jari, ulangi antara 20-25 detik. –>lihat gambar!

5.      Bilas tangan di bawah air mengalir.

6.      Amati kuku tangan dan bersihkan. Kuku dibersihkan untuk mencegah perpindahan sediment dari kuku ke bagian lain.

7.      Ulangi langkah 3-5(bila perlu)

8.      Gunakan handuk untuk mengeringkan tangan mulai dari jari-jari ke siku, lakukan gerakan melingkar.

9.      Gunakan handuk kering/tissue atau pengering untuk mengeringkan tangan

10.  Tutup keran. Tangan tidak boleh menyentuh keran jadi gunakan siku atau kertas tissue.

Note:

Cuci tangan biasa berbeda dengan cara cuci tangan aseptic medical/bedah.

 

Tasya

 

12 responses to this post.

  1. Wah, sudah ada lesson dari Mam Tasya😀

    Reply

  2. Tapi sebelum dan sesudah makan gado2 nya jangan lupa cuci tangan yaaa!

    Reply

  3. Posted by Adistie Indah on December 8, 2010 at 11:43 am

    wahh mam so ada blog sendiri…
    kereennn,,,
    boleh ini jadi materi pkkdm xixixi…

    Reply

    • memang ini materi pkkdm, cuma perlu diganti2 sedikit, cos kalau untuk ners, prosedurnya tidak cuma itu toe!

      Reply

      • Posted by Adistie Indah on December 8, 2010 at 2:13 pm

        oohh,,,
        berarti kalu mam ada blog” lagi bilang neh mam,,
        spy bisa jadi materi buad belajar,,,🙂

      • Adisti, blog itu dibuat cuma satu sj! Kalau banyak repot! Emang kau mau pesan materi, pasti bisa ditebak, kalau bukan askep ya pathoflowkan!.

    • Wah, mam keren..so punya blog sendiri😛
      Btw, pkkdm itu apa? apakah sejenis PKK?😀

      Reply

      • pkkdm: Proses Keperawatan dan Kebutuhan Dasar Manusia adalah salah satu Mata Kuliah Dasar Keperawatan,Ketrampilan pertana yang diajarkan adalah teknik aseptik dan sterilisasi, mencuci tangan masuk didalammya.
        sir win gimana buat smile2 itu?

  4. Hanya sedikit catatan:

    Perhatikan tanda baca
    Atur jarak/space antar paragraf, jangan terlalu lebar
    Biasanya kalau ada istilah asing dalam tulisan berbahasa Indonesia, perlu dimiringkan (italic)
    Jangan tanggung-tanggung menulis sumber pustaka bila mengutip. Sertakan nama, judul buku dan halamannya. Bila dari sumber internet, berikan link-nya.

    Ditunggu postingan berikutnya😀 😆

    Reply

  5. Posted by Dwi Windra Nugrahwni on December 9, 2010 at 9:11 am

    ok deh dokter tasya… Laksanakan….Itu bagus tuh tapi di lakukan ga tuh????? Itu membantu mengurangi penyakit…..tapi tergantung orangnya ada yang pingin bersih ada juga yang jorok…. Ga semua kebaikan di balas dengan kebaikan lho k….Yang penting kita di dunia banyak2lah mencari pahala untuk akhirat nanti. hehehe….Tua banget ya aku… Hohohoho….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: