Klasemen Liga Kuliner Natal dan Tahun Baru 2010

Baru beberapa hari setelah aku pulang ke manado untuk merayakan natal dan tahun baru, BB mulai merangkak naik. Hihihi! jangan heran, ibuku seorang ahli masak yang handal! nafsu makan meningkat karna terpapar dengan aroma dan jenis makanan yang fariatif dan menarik.  Masa liburan ini sebahagian ibu-ibu sibuk membuat kue, merapikan rumah dan berbelanja sehingga mereka cenderung tidak mau memasak lagi, akibatnya sepanjang liburan ini begitu banyak orderan makanan yang datang dan anehnya ibukupun menerimanya. Alasannya karena lagi butuh uang untuk  merenovasi rumah. Hari-hari ini akupun sibuk membantunya, meski aku hanya kebagian cuci-mencuci, motong-menotong dan tentu saja icip-mengicip. haaa… tiap pagi saat ibu dan ayahku ke pasar, aku dan adik terkecilku bermain bulutangkis/badminton di jalan depan rumah kami, sehabis mandi aku mulai siap-siap menbantu ibu memotong-motong sayur, kentang, wortel, mengupas bawang serta hal-hal ringan lainnya, aku belum dipercaya mencampur-campur bumbu makanan, kecuali mencampur buah(hehehe). Sekitar jaengum 10-14.00, maka aku akan standby didapur tempat cuci piring. Pengunjung yang makan silih berganti tanpa henti, orang yang biasa membantu ibu juga sedang pulang kampung maka akulah yang mengerjakannya. Cape kaki ini berdiri, keriput tangan ini dengan air dan sakit dahiku ini karna sering terbentur rak yang ada diatas cucian. Sore hari adalah waktu lowongku, kalau tidak jalan-jalan aku selalu tergiur selalu untuk memonton drama korea yang ditonton oleh adik dan ibuku. Akibatnya begitu sedikit aku belajar.

lanjut tentang kuliner……..keanean/keunikan kuliner manado merupakan salah satu hal yang membuat kota ini terkenal. Anda dapat menemukan segalah jenis hewan dan ikan diolah menjadi makanan yang enak-enak. bagi sebahagian orang mungkin akan jijik/haram/tidak suka untuk mengkonsumsinya tapi nyatanya justru jenis-jenis makanan itu yang sering dipesan. Beberapa teman ifpku juga memesan untuk dibawakan  beberapa masakan khas manado seperti tikus, paniki(kelelawar) dan patola(Ular Piton/Anakonda).  Sesuatu yang jarang dikonsumsi dan ditemui didaerah lain tapi semuanya sangat biasa dikonsumsi didaerah sulawesi utara.

Bahan-bahan tersebut sangat mudah anda temui di pasar-pasar tradisional di sulut, terutama di daerah minahasa dan tomohon. Dua hari yang lalu, subuh sekitar jam 4 pagi saya pergi bertolak ke tomohon(1 jam dari manado by bus, 30 menit by sepeda motor)  membelinya. saat disana begitu ramai pembeli, tenda-tenda tergerai hingga di jalan-jalan trotoar. aku merasa senang bisa merasakan situasi-situasi seperti ini lagi saat menjelang hari-hari besar keagamaan. Seakan semua hewan sedang berkumpul disitu, semuanya ada, kadang aku jijik/geli melihatnya, ada yang sdh mati adapun yang masih hidup.

Target pertama yang harus dibeli adalah tikus. Kita harus hati-hati saat membeli tikus, salah-salah kita bisa membeli dan makan tikus rumah!. Carilah tikus yang ekornya berwarna putih, hal itu menandakan bahwa tikus itu adalah tikus hutan, yang layak dikonsumsi. Biasanya tikus itu sudah dibersihkan dan di bakar tapi tidak dengan ekornya. Biasanya daging tikus dijual perekor dengan harga Rp 7.000-10.000/ekor tapi saat ini harganya melonjak 150-200%, harganya berkisar Rp25.000-30.000/ekor. Harga yang cukup mata terbuka lebar saat mendengar harganya. Apa mau dibuat, walaupun mengeluarkan jurus menawar harga tingkat tinggi tetap saja tidak akan berhasil, karena yang mau membelinya banyak dan orang berebut untuk itu. Untung aku sukses membelinya!

Target kedua yang harus diburu adalah Patola/Ular. Hewan melata ini biasanya sudah dibakar, namun saking banyaknya pembeli, sang menjual tidak membakarnya terlebih dahulu. Sangat geli saat meliharnya, kulitnya begitu licin, bercorak, besar dan iihh pokoknya menggelikkan, yang masih hiduppun ada. Harga normalnya sekitas Rp.30.000/kg namun sekarang Rp.45.000/kg.  Mahalnyooo! tetap saja orang-orang berebutan membelinya.

Buruan yang terakhir adalah Paniki/Kelelawar, namun dikarenakan harganya bersaing dengan tikus dan uang sudah tidak cukup lagi, maka aku gagal membelinya. ibuku dan ayahku sendiri pergi berburu babi dan anjing di pasar karombasan manado. Harganya juga meningkat drastis.

Sebuah joke yang sering muncul akhir-akhir ini adalah:

“Kambing dan sapi tertawa terbahak-bahak melihat babi, anjing, tikus, kelelawar, kucing , soa-soa dan patola lari terbirit-birit”

Huu…itulah fenomena yang terjadi di kota manado. Suatu gaya hidup yang dilakukan turun-temurun. Pesta-pora, makan-makan, minum-minum (alkohol)  selalu semarak di akhir tahun.  Suatu kebiasaan yang bila berlebihan akan berdampak buruk untuk masyarakat. Sebagai contoh presentasi penderita hipertensi dan asam urat meningkat, kematian mendadak akibat serangan jantung juga kerap terjadi. Kecelakaan dan tindakan kekerasan akibat dari mabuk-mabukkan banyak terjadi. Dan yang terakhir “hutang” bertambah.

Lifesyle merupakan suatu perilaku yang bisa dirubah meski sangat sulit dilakukan, dibutuhkan suatu pemahanan dan ketekunan untuk melakukannya, karena bagiku akan lebih mudah merubah/ memperlaiki pengetahuan seseorang daripada merubah/ memperbaiki sikap/perilaku seseorang. Yup! prinsip ini juga aku gunakan untuk mencari pasangan, aku cenderung mengutamakan/menilai seseorang dari perilaku/sikapnya terlebih dahulu.

***

oh ya…ada joke lain yang menurutku lucu:

ada sebuah hasil laporan survei “Klasemen Senetara Liga Kuliner Natal dan Tahun Baru”: “Daging ‘Babi’ tetap tangguh diposisi atas, … di tempel ketat oleh rivalnya pada musim lalu yaitu ‘RW/anjing’ pada posisi ke dua. Daging ‘Tikus’ yang menjadi favorit pada musim lalu turun di posisi ke empat, digeser oleh pendatang baru Rica-rica ‘Patola’ diurutan ke tiga.  ‘Paniki  tetap pada posisi ke lima yang dibuntuti ketat oleh ‘Pangi’ pada posisi ke enam. sementara ‘Tinorangsak’ masuk zona degradasi. ‘Ragey/sate’ yang dua tahun lalu fenomenal, terkena sangsi karna sering hangus”.

 

One response to this post.

  1. Bah, ada klasemennya segala😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: